Standpoint Theory
Standpoint theory atau disebut juga dengan
teori sudut pandang yang dimulai oleh seorang filsuf Jerman tahun 1807 yaitu
Georg Wilhelm Friedrich Hegel yang memperlajari dan melihat sudut pandang yang
berbeda antar budak dan tuannya.
Standpoint theory mengkaji bagaimana keadaan
kehidupan individu mempengaruhi aktivitas individu dalam memahami dan membentuk
dunia sosial. Pandangan awal individu terhadap sesuatu bukanlah melalui kondisi
sosial, eksplaitasi peran, atau definisi gender melainkan melalui pengalman
individu didalamnya. Teori sudut pandang menekankan pada utilitas dari
naturalistik atau pengalaman sehari-hari.
Sebuah sudut pandang merupakan titik dimana
kita melihat lingkungan disekitar kita. Standpoint setiap orang memiliki perbedaan
tergantung seseorang tersebut melihat dari sudut pandang yang mana. Seperti
kesenjangan dari kelompok sosial yang berbeda membuat perbedaan dalam sudut
pandang mereka. Orang yang dalam tekanan tanpa memiliki kekuatan memiliki sudut
pandang yang beragam, mereka mengalami dan memahaminya dari sudut pandang yang
menguntungkan. sebaliknya, orang yang punya kekuasaan tidak perlu mempelajari
dan melihat dari sudut pandang orang yang ditekan.
Keprihatinan teori sudut pandang yakni ada
berbagai tingkat terhadap persepsi seseorang. Misalnya seseorang yang memiliki
kesamaan dalam berpendapat yakni mereka tergantung dengan demografi dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar