Flag Counter

Kamis, 03 Desember 2015

teori komunikasi

Tugas Teori komunikasi 2
           



             Nama organisasi          : BASKOM (bahana suara komunikasi)
             Sudah mengikuti         : 1 tahun

  Disusun oleh :

1.      OKTIA PUTRI                             D1E013027
2.      RIRIN CAHYUNI                      D1E013010
3.      RENADA ARISTYA                  D1E013032

ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS BENGKULU
2014





Tugas ini berhubungan dengan pembahasan teori komunikasi tentang kelompok. Jelaskan dan deskripsikan apa yang menjadi pertanyaan.
Tugas ini dikerjakan dalam kelompok kecil yang berjumlah 3 orang dengan memiliki organisasi yang sama. Tuliskan nama organisasi atau kelompok yang kalian ikuti dan sudah berapa lama kalian tergabung dalam organisasi tersebut.

A.    Teori Jaringan
1.      Deskripsikan kelompok-kelompok yang ada dalam organisasi yang anda ikuti. Jelaskan !
Jawab : kelompok-kelompok atau bagian-bagian dalam baskom itu ada :
·         Jurnalistik : bertugas untuk mencari berita dan ini merupakan tanggung jawab semua anggota
·         Editor / layouter: bertugas mengedit berita yang telah didapatkan oleh jurnalistik
·         Marketing : bertugas dalam pemasaran yaitu menjual hasil dari berita yang di kumpulkan yang di muat dalam sebuah majalah baskom yang terbit sebulan sekli ataupun koran seminggu sekali
2.      Gambarkan jaringan kelompok-kelompok tersebut! jelaskan !
Jawab : Dalam organisasi terdapat jaringan-jaringan yang memiliki persamaan dan dapat menimbulkan perbedaan. Untuk itu di butuhkan pemersatu / pimpinan untuk meminimalisir bertambahnya perbedaan. Berikut 4 gagasan tentang jaringan komunikasi yakni :
  • Koordinasi untuk menyatukan unit kerja yang mempunyai tujuan yang  sama
  • Skala untuk menentukan jarak berdasarkan hierarki
  • Fungsionalisasi yang menerangkan gagasan tentang spesialisasi
3.      Bagaimana orang-orang dalam kelompok-kelompok tersebut berkomunikasi dan berinteraksi dalam organisasi? Jelaskan !
Jawab : Dalam organisasi tersebut, mereka mencoba menonjolkan diri / lebih aktif. Walaupun ini berdampak negatif terhadap anggota lainnya dimana ia tidak menerapkan sikap toleransi terhadap sesama. Tetapi ini  bisa di atasi oleh pimpinan organisasi. Dan ada juga anggota tersebut yang bisa mengkondisikan dirinya di dalam organisasi tersebut karena ia memahami teori jaringan ini. Yakni mereka paham bahwa tidak selalu ia menonjolkan dirinya dan menyadari bahwa antara para anggota itu ada jaringan, ide-ide, pendapat yang berbeda dan dapat memperkuat organisasi.

B.     Teori Kendali Organisasi
1.      Bagaimana kendali yang dilakukan oleh pemimpin organisasi ?
Jawab : Dalam organisasi yang saya ikuti pemimpin organisasi melakukan kendali dengan berbagai tahap yaitu kendali sederhana, kendali teknis , birokrasi dan kendali konservatif. Kendali sederhana itu seperti komunikasi interpersonal, kendali teknis seperti pemimpin organisasi melakukan trik-trik / cara-cara tertentu dalam memimpin organisasi. Kendali birokrasi itu dimana adanya struktur dan hierarki serta tanggung jawab dari masing-masing anggota dengan hubungan yang impersonal. Dan yang terakhir yaitu kendali konservatif yaitu pimpinan organisasi melakukan kendali dimana anggota tersebut yang tidak ingin perubahan karena takut akan perubahan. Jika pemimpin dalam kondisi kontemporer , kendali disipliner merupakan salah satu cara yang sangat baik untuk dilakukan yang meliputi dalam empat cara yaitu :
·         kendali ini melibatkan metode yang tidak menonjol.
·         disiplin dihasilkan secara kolaboratif.
·         disiplin merupakan bagian dari hubungan social.
·         kendali yang  paling efektif didasarkan pada nilai nilai yang mendorong anggota organisasi.
Dalam kehidupan organisasi pemimpin bisa dengan baik mengidentifikasi, atau menghubungkan diri dengan anggotanya  dengan banyak sumber yang berbeda.

2.      Bagaimana pimpinan tersebut mengkomunikasikan kekuasaan / kendali dalam organisasi anda ?
Jawab : Pimpinan organisasi membuat aturan agar anggota kelompok bisa terkontrol dengan baik serta memberikan sanksi terhadap anggota yang melanggar aturan. Pimpinan juga melakukan pendekatan terhadap anggota untuk menjalin hubungan yang lebih akrab dalam organisasi. Dan disini pemimpin tidak menunjukkan sikap otoriter atau sikap yang ingin menguasai serta sikap yang ingin memerintah. Namun ia berusaha menunjukkan sikap netral dimana ia mencoba mengarahkan kinerja anggota kelompok dengan cara-cara yang bisa membangkitkan semangat anggota.

3.      Bagaimana pimpinan mengambil keputusan? Gambarkan dan jelaskan seperti apa !
Jawab : Dalam organisasi yang saya ikuti pemimpin tersebut mengambil keputusan dengan mempertimbangkan pendapat, saran dari para anggota. Dan baru memutuskan keputusan dengan kesepakatan para anggota.jika 75 % anggota setuju maka keputusan tersebut di sahkan oleh pimpinan.

4.      Bagaimana anggota menerima keputusan pimpinan ?
Jawab : Berhubung keputusan itu telah diperbincangkan dalam suatu forum, maka anggota menerima apa yang diputuskan pimpinan serta menjalankan dengan tanggung jawab. Dengan alasan :
·         keputusan tersebut telah disepakati bersama di dalam organisasi
·         pimpinan mampu menetralisir perbedaan dalam organisasi
·         semua anggota telah memberikan ide-idenya guna memberikan kepuasaan bagi anggota

5.      Bagaimana anda memahami identitas anda sebagai bagian dari organisasi ? (tuliskan jawaban dari masing-masing tiap orang)
Jawab : Memahami identitas suatu organisasi tergantung individu dalam kelompok organisasi. Komunikasi organisasi mempunyai peran penting dalam mencapai tujuan. Hasil interaksi komunikasi organisasi merupakan succesnya sebuah organisasi. Di sini jawaban dari anggota kelompok saya :
Oktia Putri       : dalam organisasi ini saya sebagai anggota merasa tidak di anggap karena
   ada yang dominan menguasainya,sehingga tidak ada kesempatan yang      
   sama untuk semua anggota.               
Renada Arystia: sebagai anggota saya hanya mengikuti jalannya organisasi tersebut.
Ririn Cahyuni  : sebagai anggota saya merasa seperti benda diam yang tidak berarti, karena di
                          saat saya mencoba memberikan pendapat tidak di tanggapi.


C.    Budaya Organisasi
1.      Seperti apakah budaya organisasi yang anda ikuti ?
Jawab : Budaya organisasi yang ada dalam organisasi yang kami ikuti itu berbeda. Jadi para anggota didorong untuk bersikap inovatif, perhatian terhadap hal-hal rinci, keagresifan, stabilitas, dll. Budaya organisasi mewakili sebuah persepsi yang sama dari para anggota organisasi atau dengan kata lain, budaya adalah sebuah sistem makna bersama. Di dalam organisasi itu ada budaya dominan dan banyak subbudaya. Sebuah budaya dominan mengungkapkan nilai-nilai inti yang dimiliki bersama oleh mayoritas anggota organisasi. Ketika berbicara tentang budaya sebuah organisasi, hal tersebut merujuk pada budaya dominannya. Subbudaya cenderung berkembang di dalam organisasi besar untuk merefleksikan masalah, situasi, atau pengalaman yang sama yang dihadapi para anggota. Jika organisasi tidak memiliki budaya dominan dan hanya tersusun atas banyak subbudaya, nilai budaya organisasi sebagai sebuah variabel independen akan berkurang secara signifikan karena tidak akan ada keseragaman penafsiran mengenai apa yang merupakan perilaku semestinya dan perilaku yang tidak semestinya.
2.      Apakah yang anda pahami tentang budaya organisasi yang anda ikuti ?
Jawab : Yang dapat di ambil dari budaya organisasi yaitu pengetahuan baru, sikap menghargai dan sikap toleransi antar anggota dengan latar belakang yang ada. Dengan adanya budaya organisasi juga menimbulkan koreksi terhadap kita. Bahwa di luar sana lebih banyak lagi budaya yang menarik dan harus diketahui. Sehingga sikap etnosentrisme bisa diatasi.
3.      Bagaimana anda memahami aneka budaya individu dari para anggota yang kemudian bersatu dalam sebuah organisasi yang diikuti ?
Jawab : Saya memahami perbedaan budaya diantara para anggota yaitu dengan menerapkan sikap saling menghargai dan menghormati serta sikap toleransi antara anggota. Sehingga menimbulkan kesan baik diantara sesama dan juga menimbulkan bagi para anggota rasa nyaman dalam organisasi. Ini juga berdampak pada kinerja masing-masing anggota dalam mencapai tujuan organisasi.
4.      Apa yang digunakan oleh anggota organisasi untuk menciptakan dan menunjukkan pemahaman mereka tentang kejadian dalam organisasi ?
Jawab : menunjukkan dan menerapkan sikap memiliki dan rasa mengalami kejadian yang ada dalam organisasi pada tiap-tiap individu. Sehingga kejadian dalam organisasi bukan menjadi milik dari sebagian anggota. Misalnya jika ada masalah. Masalah tersebut bukan milik pemimpin atau panitia inti saja, tetapi semua anggota yang ada dalam organisasi. Sehingga masalah tersebut akan terasa ringan dan cepat terselesaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar